Lewati ke konten utama
RebootDoctor

Cara Partisi Hard Drive di Windows 11

By Mike Chen Fact-checked by Mike Chen (CompTIA A+ Certified) on

Jawaban Singkat: Klik kanan Start → buka Disk Management. Untuk membuat partisi baru, klik kanan C: → Shrink Volume → masukkan ukuran → lalu klik kanan ruang Unallocated hitam → New Simple Volume → berikan huruf. Jangan pernah hapus EFI System Partition kecil atau recovery partition — mesin tidak akan boot tanpa EFI. Untuk resize melebihi yang diizinkan Shrink, tool pihak ketiga bisa memindahkan file terkunci yang menghalangi.

Klik kanan Start → Disk Management. Drive Anda muncul sebagai baris bar berwarna — biru untuk partisi yang digunakan, hitam untuk ruang unallocated. Yang kecil 100MB berlabel EFI System Partition adalah boot loader. Jangan hapus, mesin tidak akan start tanpanya. Bagian besar adalah C:, dan mungkin ada recovery partition terselip di ujung.

Tidak ada bar hitam di mana pun berarti C: menggunakan seluruh disk. Klik kanan C: → Shrink Volume. Windows berpikir sebentar, lalu memberitahu berapa banyak ruang yang bisa di-shrink. Angkanya hampir selalu mengecewakan kecil karena ada file yang tidak bisa dipindahkan duduk melewati titik tengah partisi. Page file, file hibernasi, snapshot system restore — Windows menempatkannya sesuka hati dan menolak memindahkannya.

Masukkan ukuran yang Anda inginkan dalam megabyte. 100GB = 102400MB. Tekan Shrink. Butuh beberapa detik. Sekarang klik kanan bagian Unallocated hitam baru → New Simple Volume → Next → pilih ukuran → berikan huruf → NTFS → beri nama → Finish. Muncul di File Explorer langsung.

Mendapatkan Lebih Banyak Ruang Shrink

Windows menawarkan 50GB tapi Anda ingin 200. Ini yang menghalangi.

Page file. Settings → System → About → scroll ke “Advanced system settings” → bagian Performance klik Settings → tab Advanced → Virtual Memory → Change. Hapus centang kotak automatic management → klik “No paging file” untuk C: → Set → restart mesin. Kembali ke Disk Management dan coba shrink lagi — angkanya seharusnya jauh lebih besar sekarang. Set page file kembali ke System Managed setelah selesai.

File hibernasi yang besar lainnya. Memarkir salinan isi RAM di disk dan pada mesin 16GB itu file 16GB duduk di lokasi tetap yang tidak bisa dilewati Shrink. Command prompt admin: powercfg /hibernate off. Menghapus file-nya. Shrink volume. powercfg /hibernate on sesudahnya jika Anda menggunakan hibernate atau Fast Startup.

Shadow copy System Restore kadang memblokir juga. Menonaktifkan sementara perlindungan di System Properties → shrink → lalu mengaktifkan kembali melewati itu. Tapi jangan biarkan mati — restore point benar-benar berguna.

Menggabung Partisi Kembali

Berubah pikiran, ingin partisi ekstra dilipat kembali ke C:. Klik kanan partisi yang dihapus → Delete Volume. Data hilang — pindahkan apa pun yang Anda inginkan dulu. Lalu klik kanan C: → Extend Volume.

Ini bagian menyebalkannya: Extend Volume hanya berfungsi jika ruang unallocated tepat di kanan C: di tampilan Disk Management. Jika ada recovery partition duduk antara C: dan ruang kosong, Disk Management tidak bisa extend melewatinya. Anda butuh MiniTool Partition Wizard atau GParted dari USB untuk memindahkan recovery partition dulu.

Dan jangan partisi SSD 256GB sama sekali. Windows memakan 30-40GB, EFI dan recovery beberapa lagi, dan setelah memperhitungkan ruang yang SSD butuhkan untuk wear leveling Anda bekerja dengan mungkin 200GB yang bisa dipakai. Potong jadi setengah dan Anda punya dua partisi yang keduanya akan penuh dalam setahun. Partisi masuk akal mulai 500GB. Di bawah itu Anda hanya membuat dua masalah yang tadinya satu.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Bagaimana cara membuat partisi baru di Windows 11?

Klik kanan Start → Disk Management. Klik kanan drive C: → Shrink Volume → masukkan ukuran dalam MB (100 GB = 102400 MB). Setelah shrink, klik kanan ruang Unallocated baru → New Simple Volume → format sebagai NTFS → berikan huruf drive. Tanpa software pihak ketiga.

Kenapa saya tidak bisa shrink drive C: lebih dari jumlah kecil?

File yang tidak bisa dipindahkan — page file, file hibernasi, dan shadow copy System Restore — memblokir operasi shrink. Nonaktifkan sementara page file (pengaturan Virtual Memory), jalankan powercfg /hibernate off, dan opsional nonaktifkan System Restore. Shrink volume, lalu aktifkan kembali semuanya.

Haruskah saya partisi SSD saya?

Hanya jika punya 500GB atau lebih. SSD 256GB punya kira-kira 200GB yang bisa dipakai setelah Windows dan file sistem. Membagi itu jadi dua partisi memberi dua drive sempit yang keduanya kehabisan ruang. Untuk kebanyakan pengguna, satu partisi dengan cloud backup lebih simpel dan praktis dari setup multi-partisi.

Bisakah saya menggabung dua partisi tanpa kehilangan data?

Tidak langsung di Disk Management. Anda bisa menghapus partisi kedua (kehilangan datanya) lalu Extend Volume pada yang pertama. Untuk menggabung tanpa kehilangan data, gunakan tool pihak ketiga seperti MiniTool Partition Wizard. Ruang unallocated harus tepat bersebelahan dengan partisi yang di-extend — recovery partition di antaranya memblokir operasi.

Butuh bantuan profesional?

Jika langkah-langkah ini tidak menyelesaikan masalah Anda, teknisi bersertifikat kami dapat mendiagnosis dan memperbaikinya dari jarak jauh — biasanya dalam waktu kurang dari 30 menit.